Jumat, 20 April 2012

Masami Shouko Brush

Aku tau brand ini dari forum FD baru-baru ini. Awalnya aku mencari eye brush yang murah untuk coba-coba karena udah bosen sama makeup natural tanpa eyeshadow (XD aku orangnya bosenan). Waktu itu sempat mau beli Ecotools 6 eye brush set, tapi harus PO dan nunggunya lama. Jadilah aku cari-cari info tentang brush yang ready stock aja tapi lengkap dan banyak review bagus tentang brand ini di sini. Aku beli empat jenis. Dua di antaranya sebenarnya bukan yang aku mau, tapi karena yang aku mau habis, terpaksa mencari jenis yang lain sebagai pengganti.

bawah-atas: eyeliner, angled shading, large dome, large shader brush.

large shader brush/all over eyelid brush
terlalu besar untuk mataku, tadinya aku pilih yang medium tapi OOS

large dome brush untuk countor, tadinya aku pilih yang small, tapi OOS

angled shading brush

eyeliner brush

eyeliner brushnya super tipis XD

pros:
super padat + halus
murah meriah @25.000-28.000
berfungsi dengan baik

cons:
engga ada

repurchase?
Yes, untuk jenis yang lain.

Oriflame foundation/highlighter brush vs Ecotools brush

Dulu aku suka beli-beli oriflame karena yang jual temen satu kos aku. Tapi sejak kenal FD, aku jadi lebih suka berpetualang dengan brand-brand drugstore yang bagus tapi gak semahal oriflame, kayak Olay, L'Oreal, Maybelline, dll.


Kuas Oriflame ini adalah satu-satunya barang Oriflame yang tertinggal di kamarku dan tetap aku pertahankan walaupun aku sudah tega-tegain untuk buang barang-barang Oriflame lainnya.
Alasannya yang pertama: waktu itu aku engga punya foundation brush. Kedua, satu-satunya barang Oriflame yang bisa membuat aku tersenyum cukup puas (kala itu, belom kenal ecotools). Ketiga, aku suka sama gagang kuasnya yang bening.


Sekarang berhubung sudah punya Ecotools (waktu itu aku jadi flat foundation brush mania, suka ngumpulin yang beginian, mulai dari gak ada merek sampe yang impor2), aku lebih suka Ecotools engga-tau-kenapa. Barangkali karena ecotools lebih padat dan lebih lembut kali ya. Oriflame bulu kuasnya agak kaku, jadi berasa lebih tajem aja. Hehehe..
atas: ecotools - bawah: oriflame

Ecotools lebih padat daripada Oriflame

Walau begitu, kuas Oriflame ini tetap aku simpan kok. Buat punya-punya aja, sama buat cadangan kalo kuas lainnya kotor belom sempet nyuci (aku pemalas berat >.<)




Elf Brushes

Elf brushes ini adalah kuas-kuas yang pada awalnya jadi incaran pertamaku. Sebelum tau tentang ecotools, aku selalu survey tentang kuas elf, yang pada akhirnya aku beli 2 dlu untuk nyoba.

Aku suka bamboo brushnya, tapi kurang suka stipple brushnya. Ternyata banyak juga yang bilang kalo kualitas brushnya engga semua sesuai dengan bayangan. Jadi aku putuskan untuk cari brand lain yang lebih murah dan lebih baik. 

ELF BAMBOO ANGLED BLUSH BRUSH

Menurutku bambu brushnya emang bagus, tapi dengan harga $5 + shipping + pajak totalnya sekitar 70-75 ribu untuk 1 kuas dengan kualitas begini, dan bagiku itu mahalll!!

Elf bamboo angled blush brush

maafkan karena belom dicuci >.<

bulunya padat banget

pros:
bulunya lembut + padat
bisa untuk blush sekaligus contour

cons:
kurang besar (kayaknya)

repurchase?
No. Lebih pilih Ecotools blush brush aja



ELF STIPPLE BRUSH

elf stipple brush

bulunya engga padat sama sekali

belon dicuci juga >.<

pros:
cukup lembut
harganya murah sekitar 3$ (IDR 45.000 sama pajak)

cons:
kurang padat sebagai stippling brush

repurchase?
No.








Brush

Aku newbie dalam hal dandan. Baru mulai sekitar beberapa bulan ini sejak menjadi anggota forum femaledaily.com

berikut ini adalah kumpulan kuas-kuas yang aku kumpulkan satu demi satu. beberapa favorite, yang lainnya aku beli karena alasan gak penting, tapi kebanyakan aku beli karena butuh.


kuas-kuas tersebut antara lain:
elf studio stipple brush
elf bamboo angled blush brush
ecotools 5 bamboo brush set
ecotools foundation brush
masami shouko large shading brush
masami shouko eyeliner brush
masami shouko medium dome brush
masami shouko angled shading brush
oriflame foundation/higlighter brush
no brand powder brush

Kamis, 19 April 2012

Maybelline Baby Lips

Ini adalah item kedua yang datang bersamaan dengan si PS Circle RX Concealer, Maybelline Baby Lips in Peach Kiss. Tadinya aku juga pesan yang Pink Punch, tapi OOS padahal dari awal ngincer yang pink T____T.
imut ya packagingnya ^^


isinya panjang, warnanya cantik



aku berusaha menangkap shimmernya 

gak terlalu keliatan shimmernya

pake flash di dalem ruangan, keliatan shimmernya dikit

indoor with flash


outdoor natural light
pros:

  • cute packaging
  • wangi peach yang lembut
  • SPF 20
  • clinical strenght (based on clinical study after 4 weeks of use): 82% visibly less dry, 94% less rough lips, 77% more suple, 77% better looking lips
  • isinya banyak, sekitar 4.4 gr
cons:
  • shimmer, hate it
  • warnanya gak keluar
repurchase: let see if it works well on me as a lipbalm, I will repurchase it.

Physicians Formula Circle RX, Circle Control Concealer

Hmmm.. Panjang banget ya judulnya. Aniway, PO drugstoreku sudah datang !! Aku beli 2 item, salah satunya ini. Sebenarnya aku beli 5 item, sadly mereka tidak bisa diorder karena terlalu ringkih dan yang lainnya OOS. 

Langsung aja untuk reviewnya. My shade is Soft Yellow, which is used to corrects dark under-eye circle or bluish imperfections. Ada shade 2 shade lain yang masing-masing berbeda fungsinya dengan si soft yellow ini, yaitu untuk mencover spot atau minor imperfections ( shade beige ), satunya fair light (light pink)

Bentuknya kyk gini nih, kyk tabung kaca yang di lab kimia hehe..


Ujungnya kayak lipgloss tube

 Fungsinya (menurut mereka) untuk:
  • mengurangi 70% tampilan mata panda dalam 2 minggu dan 90% dalam 4 minggu dengan kandungan Haloxyl-nya!!! (ini yang mau aku coba xoxo..)
  • 80% membuat kulit daerah mata keliatan lebih smooth dalam 2 minggu, 90% mencerahkan area mata dalam 4 minggu.
  • as always concealer do, dia juga memiliki fungsi untuk menyembunyikan mata panda secara instant





Tubenya elastis, ngeluarin produknya dengan cara dipencet tube-nya

Sorry for my bad cam focus
 another description about the product:

  • jangan pikir tubenya dari kaca atau beling ya !! Tubenya terbuat dari bahan elastis semacam bahan pembuat dot bayi, silikon maybe.. Cara mengeluarkannya dengan dipencet seperti gambar di atas. Hati-hati kalo gak sabar bisa nyembur 
  • comes with 3 shades. Soft yellow (for under-eye circle), natural light (to hide minor imperfections), pink fair light (to hide minor imperfections too, you can choose the natural light-beige or pink fair lightdepend on your skintone)
  • Hypoallergenic, Fragrance free, Non-comedogenic, Dermatologist approved


ki-ka: PS Circle RX soft yellow-Maybelline mineral concealer
warnanya lebih kuning dibanding Maybelline

Senin, 16 April 2012

Eucerin Everyday Protection Face Lotion





Pertama kali saya terpikir untuk membeli ini adalah saat menonton video youtube Jen frmheadtotoe. Kulitku ngga sensitif, kulitku oily sangat dan hampir seluruh bagian wajahku berminyak, termasuk area mata dan pipi (daerah T itu sudah pasti). Saat itu aku memang sedang mencari moisturizer yang oilfree dan ada SPF-nya. Tapiiiiiiiii... Kalo ada SPF biasanya wajah akan keliatan kusam, lengket, berminyak. Aku baca-baca deskripsi produknya dan dia menjanjikan wajah bebas dari perasaan itu semua. 


Bagiku ngga masalah apakah produk itu diperuntukkan untuk kulit sensitif, normal atau kering sekalipun, yang penting dia oilfree dan tidak menyumbat pori. Kulitku ngga ada masalah apapun, engga sensitif maupun alergian terhadap produk pasaran, jadi aku ngga terlalu ketat dalam memilih produk (yang penting syaratnya itu tadi, oilfree dan tidak menyumbat pori, berlaku untuk jenis produk wajah apapun). Jadi aku rasa produk ini layak dicoba. Harganyapun ngga terlalu mahal mengingat isinya lumayan banyak, sekitar $10 USD (aku belinya pas diskon jadi cuma $8) isinya 4oz atau 118 ml.


Pros:
  • SPF 30
  • Oil free, non comedogenic
  • Non greasy feeling, berhubung mukaku kilang minyak jadi setelah 2 jam jadi berminyak   kalo tanpa bedak
  • Fragrance free (katanya sih begitu, tapi pas pertama di apply tercium sedikit wangi vanilla ato susu tapi tidak mengganggu dan wanginya hilang sedetik kemudian)
  • Cheap, around $10 for 4oz of product
  • Ringan


Cons:
  • Agak whitecast
  • Sulit ditemukan, harus ikut PO 


Repurchase? Yes, sebelum abis harus sudah ikut PO.

Selasa, 03 April 2012

Inez Blush On Amaranth Pink dan Burning Sand


ki-ka= amaranth pink, burning sand

deskripsi:
1. amaranth pink
- baby light pink color almost non exist on my cheek (I use it for higlighter now). 
- really powdery
- only for IDR 30-35k depend on where you buy
- shimmery but not to much

2. burning sand
- darker than amaranth pink, some say that it a little bit cool. 
- on my cheek, it likes my naturally blush
- powdery too
- same price with amaranth pink
- shimmery too


To'ing's blog



To'ing itu nama kucingku, betina kembang telon. Usianya sekarang mungkin udah 6 ato 7 tahun. Aku gak inget pastinya soalnya waktu To'ing dipungut, aku masih SMA di luar kota. Yup, dia dipungut.
Berawal dari kunjungan mami ke tempat temennya. Waktu lagi ngobrol-ngobrol, ada suara kucing ngeong-ngeong keras sekali. Awalnya tidak tertarik untuk melihat karena berpikir "paling cm kucing dibuang". Sejam berlalu dan mami sudah mau pulang, anak kucing itu masih mengeong dan lebih keras dari sebelumnya. Karena penasaran, mami mencari-cari sumber suara. Di seberang jalan ada kucing kembang telon kecil, mungkin sekitar 2-3 bulan, tapi suaranya keras dan melengking sekali. Trenyuh, akhirnya anak kucing itu dibawa ke mobil dan pulang ke rumah.



Sesampainya di rumah, kucing itu masih mengeong-ngeong lemah (mungkin capek karena ngeong-ngeong berjam-jam), berusaha sembunyi dari orang tak dikenal tersebut, yaitu mami yang berusaha memberinya susu. Setelah minum susu, dia berusaha menjelajah rumah, tapi tetap waspada. Hari berikutnya dia mulai akrab dengan anggota keluarga, mau dielus dan nagih susu terus.


Sebelum To'ing, kami sering kedatangan kucing betina liar lain. Dia datang untuk minta makan (catatan: kalo kamu memberi makan kucing liar, maka dia akan datang di hari berikutnya untuk minta makan lagi) dan tidur-tiduran sebentar, kemudian pergi lagi.

Kucing liar itu kadang-kadang melahirkan di rumah kami, dan kebetulan saat itu dia sedang punya anak di rumah kami. Anak-anaknya waktu itu masih kecil-kecil, lebih kecil daripada To'ing saat itu. Jadilah si To'ing di suruh menyusu sama kucing liar itu. Pertamanya takut, lama-lama dia mau juga. Sejak saat itu, kucing liar tersebut kami panggil Tante, karena kami pikir dia seorang tante dan ibu susu bagi To'ing kecil. Sayangnya, sekarang Tante sudah mati karena keracunan makanan (hiks), karena dia kucing liar jadi tidak tau dia makan apa saja, tau-tau pas kembali dia sudah lemah dan muntah-muntah. Akhirnya mati.


Aku nggak tau kenapa dikasih nama To'ing, yang jelas dia tau kalo To'ing itu namanya. Setidaknya dia mau datang kalo kami meneriaki namanya. Aku selalu membayangkan asal nama To'ing. Aku pernah tanya sama mami kenapa namanya itu, tapi mami bilang lupa. Mungkin karena dia suka berlari sambil melompat, kalo di film kartun mungkin bunyinya tuing tuing (hahaha, bercanda). Sampe sekarang juga masih begitu. Walau sedang hamil seperti sekarang, dia tetap aktif (lari-lari dan berlompatan kesana kemari) dan gak seperti kucing lainnya yang menjadi tenang saat hamil (mis: Tante ato anak perempuan To'ing), dia semakin aktif dan gila seperti kucing kecil baru belajar bermain (panjat-panjatan, menerjang apapun yang bergerak maupun tidak bergerak, walaupun itu benda mati seperti tali rafia dan plastik kresek). Kami sampai kuatir dengan kondisi perutnya yang makin besar itu (*mengelus dada*).









Aniway, sekarang dia sudah dewasa (sudah setengah baya kalo umur manusia), dan lagi hamil. Beberapa bulan lalu rencananya dia mau di steril karena kasihan kalo punya anak terus. Dan lagi anaknya yang sebelum ini, semuanya mati karena terkena Panleukopenia, yang membuat aku super duper sedih dan stres sampai menangis selama 2 minggu penuh karena merawat mereka siang dan malam. Takdir berkata lain dan mereka 1 per 1 pergi, dan rumah ini menjadi sepi sekali tanpa mereka. Ngomong-ngomong, foto yang aku pake untuk profile picture adalah foto To'ing dan anak-anaknya sebelum terkena panleukopenia. Back to To'ing, selagi menyusun jadwal temu dengan dokter hewan, ternyata To'ing diketahui sudah hamil lagi (haahh..*ngelus dada lagi*). Jadilah sekarang kami sedang menunggu-nunggu kelahiran anak-anak To'ing generasi entah keberapa.


























Senin, 02 April 2012

Inez Countour Plus Eye Shadow Collection no 5 Venice (New Packaging)

Panjang banget ya namanya. Lebih enak di singkat jadi Inez E/S no 5 Venice.




with flash indoor


without flash indoor

ki-ka: coklat-merah-burgundy (shimmer), beige light taupe (shimmer),  golden peachy (shimmer), choco (matte)

pros:
very pigmented, apa yang kamu liat di pan, itulah yang keluar
cheap, around IDR 31k.
teksturnya empuk banget, gampang dicolek

cons:
saat ini gak ada.



Sabtu, 31 Maret 2012

Berteman dengan Kematian; Catatan Gadis Lupus

Awalnya, aku gak terlalu tertarik dengan buku ini karena kesannya depresif banget, muram, beraura gelap (halah..). Di sisi lain aku tertarik dengan nama penyakitnya: Lupus. Yang aku tau Lupus itu tokoh novel yang kemudian diadaptasi jadi film waktu jaman aku kecil. Aku gak inget ceritanya tapi aku inget yang main, Irgi Fahrezi (betul gak ya..). Selain itu ada tulisan 'best seller' yang bikin aku mau beli buku ini....ummm engga banget deh alasannya.


Halaman demi halaman aku baca. Awal-awal bener-bener bikin ngantuk ini buku (maap ya, Sinta <-- nama penulisnya Sinta Ridwan), soalnya penuh dengan puisi melankolis, foto2 hitam putih, dan cerita2 melow dia di masa kecil tentang bagaimana keluarga dia pelan tapi pasti hancur berkeping2 (duh jadi ikutan melow >.<). secara pribadi aku rada sensi sama cerita beginian karena keluargaku sendiri gak utuh lagi. jadi di bagian ini banyak yang aku skip.



 

Aku mulai fokus pada cerita saat pertama dia jatuh sakit sampai cerita berakhir. Aku mulai gak bisa lepas baca buku ini waktu ceritanya sampai bagaimana perjalanan dia menemukan penyakitnya sampai pada tahap dia bisa menerima penyakitnya. Aku bilang aku gak bisa lepas baca, artinya aku babat habis buku (gak dari awal sekali sih karena banyak yang aku skip, yang jelas dari mulai dia sakit-sakitan) ini dalam semalam alias SKS, sistem kebut semalam hahaha.. Emangnya masih kuliah.. Suer, aku gak bisa berenti baca. Aku baca dengan teliti deskripsi penyakit lupus, tentang teori dan pengalaman si penulis sendiri.

Aku gak bisa mengutarakan disini apa itu lupus. Daripada copas dari web mending kasih link-nya aja deh, baca disini. Yang jelas setelah akhirnya tutup buku (emangnya apaan hwuahaha..) aku selalu memikirkan keadaan si penulis saat ini. Apa dia masih baik-baik saja, ato bertambah sakit. Aku selalu merinding mengingat dia bisa kumat kapan aja.

Ada potongan cerita yang bikin aku merinding, yaitu saat dia (dia pikir) hampir saja menemui malaikat maut, saat lupusnya kumat di tengah malam dalam kondisi sendirian, dia merasa jantungnya sakit sekali. Dia bilang, "Tuhan, aku ingin mati, tapi aku ingin kamu menemaniku, jadi aku tidak sendirian menghadapi kematian." Aku pribadi tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan seperti itu. Tapi benar-benar bikin aku merinding dan semakin ketakutan bahwa kematian bisa saja datang setiap saat, tidak selalu pada orang sakit, juga pada orang yang sehat. Aku teringat keluarga kecilku yang tersisa, mami, adek, kakak, juga pacar. Dan saat itu juga aku berdoa, semoga mereka diberi umur panjang. Amin~